VISIT ATJEH 2017 WELCOME TO OUR WEBSITE, JOINT US NOW

Selasa, 18 April 2017

BAHAYA ! AIR TANGAN ORANG YANG TIDAK SHALAT

Semua orang tahu bahwa kalau meninggalkan shalat adalah dosa besar, malahan orang yang tidak shalat lebih hina daripada khinzir. Betapa hinanya kita kalau meninggalkan shalat seperti yang dikisahkan pada zaman Nabi Musa A.S.

Kisahnya bermula, pada zaman Nabi Musa, ada seorang lelaki yang sudah berumah tangga, namun dia tiada zuriat, lalu terdetik dalam hati dia untuk bernazar, "Kalau aku dapat anak, aku akan minum air kencing anjing hitam."


Mungkin akan dijadikan kisah oleh Allah, maka Allah pun kurniakan isteri si lelaki tadi, perempuan ini hamil dan melahirkan seorang anak.
Tatkala sudah mendapatkan seorang anak, maka si lelaki ni pun merasa gundah. Dia pernah bernazar akan meminum air kencing anjing hitam, jika nazarnya dikabulkan Allah.

Syari'at pada zaman Nabi Musa berbeza dengan syari'at yang turun untuk umat Nabi Muhammad. Kalau umat Nabi Muhammad, bernazar pada benda atau sesuatu yang haram, maka tidak payah buat tapi kena denda (dam) atau sedekah.

Tapi kalau zaman Nabi Musa, barang siapa bernazar, walaupun haram tetap kena laksanakan nazar tu. Lalu, si lelaki yang baru mendapat anak, dengan susah hatinya pergilah bertemu dengan Nabi Allah Musa dan menceritakan segala yang terjadi ke atas dirinya.

Lalu, Nabi Musa menjawab bahwa lelaki tu tak perlu minum air kencing anjing hitam tetapi akan minum air yang lebih hina dari air kencing anjing hitam.

Nabi Musa perintahkan lelaki tersebut untuk pergi menadah air yang jatuh dari bumbung rumah orang yang meninggalkan shalat dan minum air tersebut. Lelaki itu pun senang hati, menjalankan apa yang diperintahkan oleh Nabi Musa tadi.

Lihatlah, betapa hinanya orang yang meninggalkan shalat, sampai dikatakan air yang jatuh dari bumbung rumahnya sekalipun, boleh dijadikan untuk bayar nazar, ini belum lagi air tangan dari orang yang tidak laksanakan shalat.

Menyentuh bab air tangan, selalu kita suka makan masakan ibu atau isteri kita.

Jadi, kepada muslimin muslimat sekalian, peliharalah shalat kerana kalau meninggalkan shalat (kalau tak uzur), air tangan akan menitik ke dalam basuhan makanan; nasi, dan sebagainya.

Anak-anak, suami pula yang akan makan makanan yang dimasak. Takkan mau membiarkan suami dan anak-anak gelap hati minum air tangan orang tinggalkan shalat.

Apa yang anda bayangkan ? Tapi lain pula halnya dengan kita hari pada saat ini. Pagi, siang dan malam ke restoran dan Cafe- Cafe. Minum kopi, teh, roti canai, mie goteng Aceh dan lain - lain. Ada pula segelintir tukang masak yang tidak shalat.

Kita pun makan bekas air tangan dia. Gelaplah hati kita, sebab itu lihat mau kerja-kerja yang baik. Mesti berhati - hati dengan apa yang kita makan.

Betapa beratnya amalan shalat ini, hatta Allah syari'atkan shalat kepada Nabi Muhammad melalui perjalanan Isra' Mikraj, sedangkan kewajiban - kewajiban lain cuma diutus oleh Allah melalui malaikat Jibril.

Ketika saat Rasulullah sakit, sempat baginda berpesan kepada Saidina Ali (dan untuk umat Islam), "As-shalah as Shalah wa amalakat aimanukum".

Maksudnya, "Shalat, shalat jangan sekali kamu abaikan dan peliharalah orang-orang yang lemah di bawah tanggunganmu.."

Ambillah pengajaran dari kisah ini untuk anggota keluarga kita bersama.

Sehabis dibaca, bila di rasa bermamfaat silahkan di share.

Kunjungi Channel Kami di SINI